Travel Umroh Terpercaya 2017

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar – Malam sudah semakin larut, para pemuda kafir Quraisy mencoba mengintip dari sebuah celah ke tempat tidurnya Nabi. Mereka melihat ada sesosok tubuh yang tertidur di tempat tidurnya, merekapun merasa aman karena sang Nabi masih berada di tempatnya. Selang beberapa saat, Allah SWT menakdirkan para pemuda itu tertidur. Akhirnya Rasulullah SAW bersama Abu Bakar bisa menyelinap keluar dan pergi meninggalkan kota Mekah. Mereka berdua bertolak mengambil arah selatan menuju Gua Tsur. Disinilah Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar dimulai untuk menyebarkan Islam.

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar

Kurang lebih 6 km di sebelah selatan Masjidil Haram ada sebuah gunung kecil yang biasa disebut Jabal Tsur. Di atas puncak Jabal Tsur tersebut ada Gua Tsur, tempat yang telah dijadikan perlindungan oleh Nabi Muhammad SAW beserta sahabatnya Abu Bakar RA dari kejaran kaum kafir Quraisy. Kala itu di tahun 622 Masehi, Rasulullah berniat hijrah ke kota Madinah yang lebih kondusif untuk penyebaran Islam. Tidak rela Islam menyebar lebih luas ke luar Mekah, maka kaum kafir Quraisy mengejar untuk menghalang-halangi niat Rasulullah. Di saat terdesak inilah, Allah SWT melalui perantaranya malaikat Jibril memberikan petunjuk agar Rasulullah dan Abu Bakar berlindung ke dalam Gua Tsur. Akhirnya mereka berdua berlindung di dalam Gua, di Jabal Tsur yang tandus selama tiga hari tiga malam.

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar
Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar

Gua Tsur yang berada di Jabal Tsur ini telah menjadi saksi sejarah Nabi Muhammad SAW dalam penyebaran Islam. Selepas pelaksanaan Ibadah Umroh atau Haji, maka anda dapat berkunjung ke Jabal tersebut. Anda akan merasakan bagaimana perjuangan Nabi Muhammad SAW ketika menapaki jalan menuju puncak Jabal. Bersama RABBANI TOUR dengan PAKET UMROH 2017 atauanda akan menyaksikan bukti-bukti sejarah Islam di dalamnya.

UMROH DESEMBER UMROH DI AKHIR TAHUN 2017
Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar
Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar

Peristiwa pertolongan Allah SWT atas Rasulnya Muhammad Saw dan Sahabatnya Abu Bakar di Gua Tsur telah diabadikan di dalam firmanNya, dalam surat At-Taubah ayat 40 berbunyi:

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar - QS. at-Taubah : 40
Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar – QS. at-Taubah : 40

”Bila kamu tdk mau menolong Rasul, maka Allah SWT telah menjamin menolongnya ketika orang-orang kafir mengusirnya berdua dengan sahabatnya. Ketika keduanya berada dalam gua, dia berkata kepada sahabatnya: ”Janganlah engkau berduka cita, karena Allah SWT bersama kita.” Lalu Allah SWT menurunkan ketenangan hati (kepada Muhammad) dan membantu-nya dengan pasukan-pasukan yang tiada tampak olehmu. Dijadikan-Nya kepercayaan orang-orang kafir paling rendah dan agama Allah SWT menduduki tempat teratas. Sesungguhnya Allah SWT Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

(QS At-Taubah : 40)

Ketakutan kaum kafir Quraisy akan hijrahnya Nabi Muhammad ke kota Madinah guna untuk menyebarkan Islam dan khawatir akan terganggunya perdagangan mereka dengan syam, akhirnya mereka para kaum kuffar berencana untuk membunuh Rasululoh pada malam hari. Kaum kafir Quraisy bersiaga dan mempersiapkan pemuda-pemuda tangguh untuk berjaga dan membunuh Nabi Muhammad SAW.

Setelah Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Muhammad untuk berhijrah, disinilah mulai kisah yang penuh bahaya, demi kebenaran dan mempertahankan kalimat Tauhid. Rasululloh SAW kemudian pergi ke rumah Abu Bakar dan memberitahukan perihal hijrah tersebut, lalu memintanya untuk menemani dalam hijrah tersebut.

Abu bakar telah menyiapkan dua ekor unta yang sebelumnya sudah diserahkan untuk dipelihara oleh Abdullah bin Uraiqiz. Kemudian Rasulullah bersama Abu Bakar siap-siap untuk meninggalkan kota Mekah, mereka yakin bahwa Quraisy akan membuntuti dari belakang. Dengan kecerdasan Nabi Muhammad SAW, akhirnya memutuskan akan menempuh jalan lain dari yang biasanya, juga akan berangkat bukan pada waktu seperti biasanya.

Malam telah tiba, Pemuda-pemuda tangguh yang telah disiapkan oleh kafir Quraisy untuk membunuhpun sudah mengepung kediaman Rasulullah SAW, karena dikhawatirkan ia akan lari. Namun Rasulullah SAW sudah mempunyai strategi yang jitu untuk mengelabui makar mereka. Rasulullah SAW telah memerintahkan sahabat Ali bin Abi Thalib agar memakai mantel hijau yang biasa Rasulullah SAW pakai dan kemudian disuruh berbaring di atas tempat tidurnya.

Malam sudah semakin larut, para pemuda kafir Quraisy mencoba mengintip dari sebuah celah ke tempat tidurnya Nabi. Mereka melihat ada sesosok tubuh yang tertidur di tempat tidurnya, merekapun merasa aman karena sang Nabi masih berada di tempatnya. Selang beberapa saat, Allah SWT menakdirkan para pemuda itu tertidur. Akhirnya Rasulullah SAW bersama Abu Bakar bisa menyelinap keluar dan pergi meninggalkan kota Mekah. Mereka berdua bertolak mengambil arah selatan menuju Gua Tsur. sesampainya di Gua Tsur, merekapun beristirahat di dalamnya.

Tidak ada seorangpun yang mengetahui kemana persembunyian Rasulullah dan Abu Bakar, selain Abdullah bin Abu Bakar dan kedua putrinya Aisyah dan Asma, serta pembantu mereka ‘Amir bin Fuhaira. Abdullah yang ditugaskan untuk berada di tengah-tengah Quraisy untuk mendengar segala pemufakatan mereka terhadap Muhammad, yang kemudian di malam harinya baru disampaikan segala berita yang didapat kepada Rasul dan ayahnya. Sedangkan ‘Amir bertugas untuk menggembalakan kambingnya Abu Bakar di pagi hari dan mengistirahatkannya di sore hari, kemudian memerah susu dan menyiapkan daging. Jika Abdullah bin Abu Bakar keluar menemui Rasulullah dan ayahnya, maka ‘Amir mengikutinya dengan membawa kambing guna menghapus jejak langkahnya.

Jelajah Jordan dan Aqsha

Rasullulah SAW bersama Abu Bakar tinggal di dalam gua Tsur selama 3 hari. Di pihak Quraisy begitu sibuk tanpa mengenal lelah mencari mereka berdua. Ketakutan jika mereka berdua sampai ke Madinah. Selama di dalam Gua Tsur Rasulullah tak henti-hentinya menyebut nama Allah SWT. Menyerahkan nasibnya hanya kepadaNya, dan memang hanya kepadaNya segala persoalan akan kembali. Abu Bakar tetap waspada menjaga dinding Gua, ditakutkan orang-orang kafir Quraisy berhasil dan mengikuti jejak mereka.

Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar
Jabal Tsur Saksi Sejarah Perjuangan Rasulullah SAW Bersama Abu Bakar

Kemudian pemuda-pemuda terbaik Quraisy yang diambil dari setiap kelompoknya itu datang sambal membawa pedang, berjalan bulak balik mencari ke setiap penjuru. Begitu dekat mereka berjalan dengan gua Tsur, mereka bertemu seorang pengembala lalu menanyainya perihal Muhammad yang lari ke arah tersebut.

Sang pengembala menjawab “mungkin saja mereka masuk ke dalam gua itu, tapi saya tidak melihat seorangpun masuk ke dalamnya”. Ketika mendengar jawaban seperti itu, Abu Bakar langsung waspada. Dengan air keringat yang bercucuran, Abu Bakar khawatir akan diserbu ke dalam gua. Dia mencoba menahan nafas juga tidak bergerak, dan pastinya menyerahkan segala daya upaya kepada Allah SWT. kemudian orang-orang kafir Quraisy datang mendekat ke Gua Tsur, namun terdengar ada yang berbalik dan turun kembali.

kenapa kau tidak melihat masuk ke dalam Gua tersebut? tanya kawan-kawannya.

ada sarang laba-laba di pintu masuknya, yang memang sudah ada dari sejak sebelum Muhammad lahir” jawabnya.”juga saya meilhat ada dua ekor burung dara hutan di lubang masuk Gua tersebut. Jadi saya mengetahui bahwa tidak ada seorangpun di dalamnya.

Kemudian Nabi Muhammad merapatkan diri kepada Abu Bakar dan berbisik ke telinganya:

“Jangan bersedih hati, sesungguhnya Allah bersama kita”.

Dalam buku-buku hadits ada juga yang menyebutkan, bahwa ketika Abu Bakar merasakan adanya orang-orang Quraisy mendekat ke dalam pintu Gua, iapun berbisik:

kalau seandainya mereka ada yang menengok ke bawah pasti mereka akan melihat kita

Abu Bakar, kalau kau menduga bahwa kita hanya berdua, maka ketiganya adalah Allah kata Muhammad.

Orang kafir Quraisy semakin yakin bahwa tidak mungkin seseorang masuk ke dalam gua karena mendapatkan banyak cabang pohon yang terkulai tepat di mulut gua. Mereka berpendapat bahwa jika seseorang masuk maka mereka perlu menghalau cabang-cabang pohon tersebut. Dengan begitu mereka kembali ke tempat semula. Atas izin dan pertolongan Allah SWT ini, keimanan dan keislaman Abu Bakar semakin besar kepada Allah SWT dan Rasulnya, Muhammad Saw.

Ingin Umroh Nyaman, Aman dan 100% Berangkat?

Ya … Rabbanitour Saja !!!

Umroh Yuk, Bersama Rabbanitour!!! Jangan lewatkan info-info promo terupdate detailnya bisa langsung berkunjung ke kantor Rabbanitour di Jl. Lengkong Kecil no.4 atau melalui telepon CS kami. Bagi Anda pengguna Whatsapp bisa langsung KLIK no di bawah ini:

klik salah satu staff kami untuk chat langsung via whatsapp bersama anda.

Diskusi Langsung Disini
DAPATKAN DISKON
HARI INI JUGA !
Rp 250.000*
CATATAN : PROMO TERBATAS untuk 50 ORANG SAJA! dan hanya berlaku 1 HARI SAJA untuk SEMUA PROGRAM UMROH*. Info lebih lanjut KONTAK KAMI SEGERA !
UPDATE : SISA SEAT PROMO TINGGAL 5 ORANG !
KESEMPATAN MENDAPATKAN PROMO FREE HANDLING DIPERPANJANG SAMPAI 3 SEPTEMBER 2017
EBOOK SEJARAH HAJI DAN UMROH
GRATIS
Ingin Mengenal Lebih Dalam Mengenai “Sejarah Haji Dan Umrah” ? akan kami kirim ke email Anda (PDF) sekarang juga Isi Nama dan alamat EMAIL Anda di bawah ini
All transactions are safe. We never share your data with 3rd partes.
2017 (C) All rights reserved.