Pengertian Sahur, Imsak, dan Shaum

sahur dulu ya sebelum imsak
sahur dulu ya sebelum imsak

Bangun di pagi hari bahkan sebelum matahari muncul merupakan aktivitas biasa yang orang-orang lakukan di bulan limpahan amanah atau bulan Ramadhan. Apa yang mereka lakukan di hari sepagi itu? Tidak lain tidak bukan hanyalah untuk mengisi kekosongan perutnya ketika hendak melaksanakan puasa atau shaum yang popular di sebut dengan SAHUR.

Sahur termasuk hal yang SUNNAH dilakukan orang orang ketika memasuki pintu bulan ramadhan, tak jarang orang melakukan sahur pada jam biasanya tidur lelap, mulai dari jam satu sampai waktu subuh. Makanan dan minuman serta cemilan lainnya yang biasanya di persiapkan ketika waktu sahur untuk mengganjal perut agar tetap terjaga stamina dan energy ketika dalam keadaan shaum, itulah makna dari kata SAHUR.

Beralih ke makna IMSAK jelas berbeda, Imsak merupakan saat atau waktu berakhirnya makan dan minum saat ber sahur.

Imsak berarti :

1. Menahan
2. Mencegah
3. Menghindar

Kata Imsak di ambil dari bahasa arab. Menahan disini di terjemahkan sebagai saat atau waktu kita untuk menahan dari perbuatan yang akan menimbulkan kefasikan saat melakukan puasa.

Jadi kapan Imsak itu?

Ketika Adzan Subuh lah adalah patokan dimulainya imsak,

Lho bukannya 5-10 Menit sebelum Adzan subuh? di jadwal Imsakiyah memang seperti itu?

imsak itu adzan subuh
imsak itu adzan subuh

Istilah ‘imsak’ yang sangat populer di negeri kita sebenarnya merupakan istilah yang agak salah kaprah. Sebab makna imsak adalah puasa, bukan ‘bersiap-siap untuk puasa 10 menit lagi’.

Kalau anda bertanya kenapa ada jadwal imsak di Indonesia, ini memang pertanyaan menarik. Indonesia punya karakter unik yang terkadang tidak dimiliki oleh negara di mana Islam itu berasal. Salah satunya imsak ini. Bahkan sampai ada istilah jadwal imsakiyah. Padahal maksdunya adalah jadwal waktu-waktu shalat. Karena kebetulan dicantumkan juga waktu ‘imsak’ yang kira-kira 15 menit sebelum shubuh itu, akhirnya namanya jadi seperti itu.

Jika bisa diluruskan budaya ini, maka 10 menit sebelum Adzan bisa dinamai dengan “tanbih” atau peringatan akan datangnya adzan subuh atau saat dimulainya puasa, dan ketika adzan itulah saatnya “imsak” menahan dari yang mebatalkan puasa.

Habib Hasan bin Ahmad bin Saalim al-Kaaf yang memaparkan bahwasanya menunaikan “tanbih” ini ialah mandub atau sunnah sebelum munculnya waktu subuh (fajar) sejajar dengan 15 menit sebelum datangnya fajar. Hal demikian di dukung pula oleh sebuah Hadits yang perawinya ialah Sayyidina Zaid bin Tsabit r.a yang dalam singkatnya bahwa Rosulullah melakukan solat subuh setelah sahur berjamaah dan interval masanya adalah sejajar dengan waktu membaca 50 ayat al-quran.

SHAUM ialah :
1. Menahan dari godaan masakan agar terjauh dari rasa lapar
2. Menahan diri untuk jauh dari minuman agar terhindar dari rasa haus
3. Menahan diri dari godaan makhluk terkutuk yaitu syetan agar terjauh dari amarah dan emosi jiwa.

Makna kata shaum atau yang biasanya di sebut puasa memiliki makna yang tunggal dan juga makna yang jamak namun secara global mempunyai inti yang sama yakni menahan. Waktu di mulai dan berakhirnya puasa itu dari munculnya fajar hingga matahari benar-benar terbenam. Hukum dari pelaksanaan shaum ini jelas harus dan wajib di laksanakan bagi ummat yang beragama islam. kewajiban dari shaum ini menjadi alarm dan juga pengingat bagi mereka yang tidak bisa membentengi amarah dan tidak bisa menjaga tingkah laku serta mendidik untuk selalu melihat kebawah dalam artian empati dan simpati kepada orang yang segala berkecukupan.

jadwal imsak
jadwal imsak

 

referensi :

klik salah satu staff kami untuk segera chat via whatsapp bersama anda.

Diskusi Langsung Disini