Syarat Wajib Puasa Ramadhan Dan Syarat Syahnya

Bagi seluruh umat islam yang menjalankan ibadah puasa harus mengetahui bahwa ada yang harus di perhatikan dan di ingat diantaranya adalah:

Syarat wajib Puasa Ramadhan, yaitu (baca juga Syarat Umroh)

• Islam
• Baligh cukup umur
• Berakal sehat jasmani dan rohani
• Merdeka
• Mengetahui wajib a’in
• Niat ketika mau berpuasa dan bersahur sebelum fajar menyunting
• Musafir
• Orang yang sudah lanjut usia atau pikun tidak boleh berpuasa.

Ketika seseorang mendapatkan waktunya, maka ia di wajibkan berpuasa ini adalah salah satu dari syarat wajib puasa. Rti dari pengertian ini yakni , keadaanya tidak sakit ( sehat), menetap. Allah Swt berfirman dalam surat (QS. Al-Baqarah: 185). Di surat ini maksudnya adalah apabila seseorang hendak dengan keadaan sakit dan dalam perjalanan dan dia berbuka maka wajib bagi dia untuk menggantinya sesuai dengan yang di tinggalkannya.
Syarat wajib ini termasuk kedalam syarat wajib penunaian bukan pengqohoan karena di sini telah gugur kepada orang sakit ketika tidak berpuasa.

Tetapi ketika mereka tetap menjalankan puasa maka puasanya tetap dianggap syah. Adapun syarat wajib puasa yang lain adalah suci dari nifas dan haid. Bagi yang sedang haid maka hendaklah di wajibkan untuk meng qodhonya.

Menurut para ilmuan hadits bahwasanya niat adanya di hati tanpa di lafazkan secara lisan itu sudah sah menurut pendapat ulama ulama (Majmu’ AL-FATAWA,18/262).

niat puasa ramadhan
niat puasa ramadhan

Menurut para ulama lain niat harus di ubah setiap hari. Ini di kareenakan puasa yang setiap hari dijalani di bulan suci ramadhan adalah hari yang berdiri sendiri dan sangat tidak bersangkutan dengan yang lainnya dan ketika puasa satu hari tidak merusak puasa yang lainnya, tentu ini sangat berbeda sekali dengan raka’at- raka’at di dalam solat. Menurut ( Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah).

Syarat syahnya puasa adalah:

1. Tidak kafir (islam) maksunya tidak syah bagi yang berpuasa kalo dia kafir
2. Berakal maksudnya tidak akan sah apabila orang yang berpuasa terkena gangguan jiwa atau mental, tidak akan sah pula apabila anak anak yang belum cukup umurnya (anak anak)
3. Nifas dan haid.
4. Beniat setiap malam, maksudnya dalam menjalankan ibadah puasa hendaknya niatnya di ucapkan setiap malam.
5. Menahan dari segala apa yang akan menyebabkan batalnya puasa
6. Apa bila seseorang berpuasa pada hari hari yang diharamkan maka puasanya tidak sahmaksudnya hari yang diamana seorang wanita sedang nifas dan haid

Hal yang harus kita ingat bahwa pentingnya menjalankan kewajiban bagi uamat muslim adalah selain solat, jakat maka berpuasalah setiap umat muslim yang telah memenuhi syarat syarat wajibnya puasa serta syarat sahnya puasa.

klik salah satu staff kami untuk segera chat via whatsapp bersama anda.

Diskusi Langsung Disini