Travel Umroh Terpercaya 2017

Head Office

PT. Rabbani Semesta Utama Jl. Lengkong Kecil No 4 Bandung Phone : 022 4206823 | Whatsapp 0822-8000-1799

"Melayani sejak 1996 dan mengantongi ijin PPIU KEMENAG 31.2017 juga sebagai Biro Perjalanan Wisata Tersertifikasi, Kami terus berusaha menjadi Travel Umroh yang Aman dan Terpercaya untuk membantu perjalanan Umroh Anda !"

Berita Seputar Haji, Tanda-Tanda Haji Mabrur

Tanda-Tanda Haji Mabrur – Setiap orang yang pergi melaksanakan ibadah haji pasti ingin hajinya menjadi mabrur. Haji mabrur bukan hanya haji yang sah. Mabrur itu artinya diterima ibadahnya oleh Allah Azza wa Jalla , dan sah berarti menggugurkan kewajiban. Boleh jadi ibadah haji seseorang dianggap sah sehingga kewajiban untuk berhaji baginya telah gugur, tapi belum tentu ibadah hajinya diterima oleh Allah Azza wa Jalla.

Tanda-Tanda Haji Mabrur

Belum tentu yang berhaji sah itu dikatakan sebagai haji mabrur. Ibnu Rajab al-Hanbali telah mengatakan: “yg hajinya mabrur itu sedikit, tapi mungkin Allah Azza wa Jalla memberikan karunia kepada jama`ah haji yg tidak baik disebabkan jama’ah haji yg baik.” (Shahîh Muslim, Tahqîq Muhammad Fuâd `Abdul Bâqi, Dâr Ihyâ’ Turâts)

Tanda-Tanda Haji Mabrur

lalu bagaimanakah untuk mengetahui mabrurnya haji seseorang? Apa perbedaan antara haji yg mabrur dengan yg tidak mabrur? Tentunya yg menilai ibadah haji itu mabrur tidaknya hanyalah Allah Azza wa Jalla semata. Kita tidak dapat memastikan haji seseorang itu mabrur atau tidak. Para Ulama menyebutkan ada beberapa tanda-tanda mabrurnya haji tersebut, berdasarkan keterangan yg diambil dari al-Qur`ân dan Hadits. Namun, itu juga tidak dapat memberikan kepastian mabrur tidaknya haji seserang.

Diantara tanda-tanda ini barangkali berkaitan dengan bagaimana cara meraih haji mabrur, karena cara kita melaksanakan ibadah haji juga dapat dijadikan cerminan dalam mendapatkan haji menjadi mabrur.

Diantara tanda-tanda haji mabrur yang banyak disebutkan oleh para Ulama diantaranya adalah:

Tanda-Tanda Haji Mabrur, Pertama: Harta yg dipakai untuk ibadah haji mestilah harta yang halal, karena Allah Azza wa Jalla tidak akan menerima kecuali yg halal, sebagaimana telah ditegaskan oleh sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا

Sungguh Allah baik, tidak menerima kecuali yg baik. (HR. Muslim 1015)

Orang yg ingin hajinya mabrur haruslah memastikan bahwa seluruh harta yg akan dipakainya untuk ibadah haji adalah harta yg halal.

Tanda-Tanda Haji Mabrur, Kedua: Amalan-amalannya dilakukan dengan baik, baik disini sesuai dengan apa yang dicontohkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rukun-rukun & kewajibannya mesti dijalankan, dan segala larangannya haruslah ditinggalkan. Jika terjadi kesalahan, maka hendaklah untuk membayar dam yang telah ditentukan.

Tanda-Tanda Haji Mabrur, Ketiga: Hajinya diiringi dengan amalan-amalan yg baik, seperti memperbanyak dzikir, shalat di Masjidil Haram, shalat tepat pada waktunya & membantu teman seperjalanan.

Ibnu Rajab rahimahullah telah berkata: “Maka haji mabrur itu adalah yg terkumpul di dalamnya amalan-amalan baik, juga menghindari segala perbuatan-perbuatan dosa. (Lathâiful Ma’ârif 1/67)

Di antara amalan khusus yg disyariatkan untuk meraih kemabruran haji adalah dengan cara bersedekah dan juga berkata-kata yg baik selama menunaikan ibadah haji. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai maksud haji mabrur, maka beliau menjawab:

إِطْعَامُ الطَّعَامِ وَطِيْبُ الْكَلاَمِ

Memberi makan & berkata-kata baik. (HR. al-Baihaqi 2/413 no.10693, dihukumi shahîh oleh al-Hâkim & al-Albâni di dalam Silsilah al-Ahâdits ash-Shahîhah 3/262 no.1264)

Tanda-Tanda Haji Mabrur, Keempat: Tidak berbuat maksiat selama pelaksanaan ihram.
Maksiat sangat dilarang dalam agama kita dalam semua kondisi. Apalagi dalam kondisi sedang berihram, larangan tersebut menjadi lebih tegas, dan apabila dilanggar, maka haji mabrur yg didambakan akan lepas.

Baca Juga Artikel Lainnya:

Di antara yg dilarang selama berhaji adalah rafats, fusûq & jidâl. Allah Azza wa Jalla berfirman:

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلاَ رَفَثَ وَلاَ فُسُوقَ وَلاَ جِدَالَ فِي الْحَجِّ

(Musim) haji adalah beberapa bulan yg diketahui (ditentutan). Barang siapa yg menetapkan niatnya dalam bulan-bulan itu untuk melaksanakan haji, maka tidak boleh berbuat rafats, fusûq dan berbantah-bantahan selama dalam pelaksanaan haji. (QS. al-Baqarah : ayat 197)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

Barang siapa yg berhaji & ia tidak rafats dan tidak fusûq, ia akan kembali pada keadaannya ketika dilahirkan ibunya.” (HR. Muslim no.1350 & yang lain, dan ini adalah lafazh Ahmad di Musnad no.7136)

  • Rafats ialah semua bentuk kekejian & perkara yg tidak ada gunanya. Termasuk di dalamnya berhubungan suami istri, bercumbu atau membicarakannya, walaupun dengan pasangan sendiri selama melaksanakan ihrâm.
  • Fusûq ialah keluar dari ketaatan kepada Allah Azza wa Jalla, apapun itu bentuknya. Dengan kata lain, segala bentuk perbuatan maksiat adalah fusûq yg dimaksudkan dalam hadits di atas.
  • Jidâl ialah berbantah-bantahan secara berlebihan.

Ketiga hal ini sangat dilarang selama pelaksanaan ihrâm. Adapun di luar waktu ihrâm, bersenggama dengan pasangannya itu kembali diperbolehkan, sedangkan larangan yg lain tetap tidak boleh.

Haji yg mabrur juga harus dapat meninggalkan segala bentuk perbuatan yg berdosa selama perjalanan ibadah haji, baik berupa kesyirikan, perbuatan bid’ah maupun maksiat.

Tanda-Tanda Haji Mabrur, Kelima: Pulang selepas berhaji dengan keadaan lebih baik.
Salah satu tanda diterimanya amaliah seseorang di sisi Allah Azza wa Jalla ialah diberikannya taufik untuk terus melakukan kebaikan lagi setelah amalan tersebut. Sebaliknya, jika setelah beramal shaleh melakukan perbuatan maksiat, maka itu adalah tanda bahwa Allah Azza wa Jalla tidak menerima amalan tersebut. (Lathâiful Ma’ârif 1/68)

Ibadah haji merupakan sebuah madrasah. Selama kurang lebih satu bulan lamanya para jama`ah haji disibukkan oleh berbagai ibadah & pendekatan diri kepada Allah Azza wa Jalla. Dalam waktu tersebut, mereka terjauhkan dari segala urusan duniawi yg dapat melalaikan. Di samping itu, mereka juga berkesempatan untuk menambah ilmu agama yg murni dari para Ulama tanah suci & melihat praktik menjalankan agama yg benar.

Logikanya, setiap pribadi yg menjalankan ibadah haji akan pulang dari tanah suci dalam keadaan yg lebih baik. Namun yg terjadi tidaklah demikian, apalagi setelah jangka waktu yg lama dari waktu berhaji. Banyak yg tidak terlihat lagi pengaruh positif haji pada dirinya. Karena itu, bertaubat setelah berhaji, berubah menjadi yg lebih baik lagi, memiliki hati yg lebih lembut & bersih, ilmu dan amal yg lebih mantap dan benar, kemudian melakukan kebaikan-kebaikan secara istaqamah maka itu adalah salah satu tanda dari haji mabrur.

Orang yg hajinya mabrur menjadikan ibadah hajinya sebagai titik awal untuk memulai lembaran baru dalam menggapai ridha Allah Azza wa Jalla; ia akan semakin mendekat ke akhirat & menjauhi kepentingan dunia. Al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan: “Haji mabrur ialah pulang dalam keadaan zuhud terhadap dunia & sangat mencintai akhirat.” (At-Târîkh al-Kabîr 3/238.) Ia juga mengatakan: “Tandanya ialah meninggalkan segala perbuatan-perbuatan buruk yg dilakukan sebelum ia berhaji.”

Ibnu Hajar al-Haitami rahimahullah mengatakan: “Dikatakan bahwasannya tanda diterimanya haji ialah meninggalkan perbuatan maksiat yg dahulu dilakukan, kemudian mengganti teman-teman yg buruk menjadi teman-teman yg baik, dan mengganti majlis kelalaian menjadi majlis dzikir & kesadaran.”

Cari Travel Umroh ? Ya, Rabbanitour !

Rabbanitour telah melayani para calon tamu Allah SWT sejak 1996. Sudah lebih dari 3000 Jamaah berangkat ke Tanah Suci bersama Rabbanitour. Travel Umroh Terpercaya ini telah meraih beberapa penghargaan (Klik disini: Rabbanitour Meraih Penghargaan).

Wujudkan niat suci anda untuk beribadah umroh bersama Rabbanitour. Dapatkan info Biaya dan Paket Umroh Rabbanitour melalui CS kami, bagi anda pengguna Whatsapp bisa KLIK langsung no di bawah ini:

error: Content is protected !!

klik salah satu staff kami untuk chat langsung via whatsapp bersama anda.

Kontak Langsung Via Whatsapp
DAPATKAN DISKON
HARI INI JUGA !
Rp 250.000*
CATATAN : PROMO TERBATAS untuk 50 ORANG SAJA! dan hanya berlaku 1 HARI SAJA untuk SEMUA PROGRAM UMROH*. Info lebih lanjut KONTAK KAMI SEGERA !
UPDATE : SISA SEAT PROMO TINGGAL 5 ORANG !
KESEMPATAN MENDAPATKAN PROMO FREE HANDLING DIPERPANJANG SAMPAI 3 SEPTEMBER 2017
EBOOK SEJARAH HAJI DAN UMROH
GRATIS
Ingin Mengenal Lebih Dalam Mengenai “Sejarah Haji Dan Umrah” ? akan kami kirim ke email Anda (PDF) sekarang juga Isi Nama dan alamat EMAIL Anda di bawah ini
All transactions are safe. We never share your data with 3rd partes.
2017 (C) All rights reserved.
2017 (C) All rights reserved.
Kontak Form
Customer Care kami akan menghubungi Anda, sesuai dengan preferensi waktu yang anda masukan.
2017 (C) All rights reserved.
Kontak Form
Customer Care kami akan menghubungi Anda, sesuai dengan preferensi waktu yang anda masukan.
SISA 2 SEAT
2017 (C) All rights reserved.
2017 (C) All rights reserved.
Kontak Form
Customer Care kami akan menghubungi Anda, sesuai dengan preferensi waktu yang anda masukan.